Malam hari di tengah keramaian distrik hiburan,
sesuatu akan terjadi.
Terlihat seorang bapak-bapak tua sedang berjalan ditemani dua gadis muda. Dari penampilannya, terlihat jelas kalau ia pria hidung belang yang suka memanfaatkan jabatannya.
Gadis di sebelahnya bertanya, "Asosiasi Hero punya banyak uang ya?"
Kemudian sambil tersenyum bapak-bapak mesum yang ternyata pejabat Asosiasi Hero itu menjawab, "Tentu saja. Asosiasi memperoleh pendapatan utamanya dari donasi warga sipil. Tapi uang yang jumlahnya banyak itu digunakan sepenuhnya untuk menjaga kedamaian."

Gadis di sebelahnya bertanya lagi, "Jadi membelikanku tas mahal ini termasuk untuk menjaga kedamaian juga ya?"
"Tentu saja."
"Mengunjungi toko kami juga termasuk?"
"Iya, semua itu demi kedamaian." ucap bapak-bapak mesum. "Karena aku ini pejabat Asosiasi Hero, pergi jalan-jalan bersama gadis muda seperti kalian adalah keharusan. Pejuang garis depan sepertiku harus terus mencari anak muda yang menjanjikan. Tapi terkadang aku butuh libur juga."
"Kalau begitu libur saja terus tiap hari.." ucap gadis di sebelahnya sambil tersenyum.

"Oh iya.." ucap pejabat Asosiasi mesum itu lagi, "Bagaimana kalau kalian kupertemukan dengan Si Tampan Amai Mask??"
Dua gadis di sebelahnya langsung kaget.
"Eh!? Benarkah!?"
"A-Aku fans beratnya!!"

"Tapi kalian harus mencium pipiku dulu."
"Ummm, tapi itu..."
"Tapi ini tidak bohong, kan?"
Seseorang lalu mencolek bahu bapak-bapak itu dari belakang dan bertanya, "Boleh aku bertemu dengannya juga?" ternyata itu Garou. Sambil menyiapkan sebuah pukulan, Garou si Monster berkata, "Nih, kukasih ciuman di pipi.."

Dan begitulah, tanpa basa-basi lagi Garou langsung mencium pipinya dengan pukulan. Pria mesum itu pun terkapar. Setengah wajahnya bengkak, dan akhirnya ia hanya jadi bahan foto-foto dua gadis yang diajaknya tadi.